Selasa, 20 April 2010

PROSES SOSIOLOGI DAN INTERAKSI SOSIOLOGI

Pengertian proses sosial

Proses sosial merupakan cara-cara berhubungan yang dapat dilihat apabila orang perorangan dan kelompok-kelompok manusia saling bertemu dan menentukan sistem serta bentuk-bentuk hubungan tersebut atau apa yang akan terjadi apabila ada perubahan-perubahan yang menyebabkan goyahnya cara-cara hidup yang telah ada. Atau dengan kata lain, proses sosial diartikan sebagai pengaruh timbal balik antara berbagai segi kehidupan bersama.

Interaksi Sosial

Interaksi sosial adalah dasar proses sosial, pengertian tersebut menunjuk pada hubungan-hubungan sosial yang dilihat dari segi-segi dinamis. Dan interaksi sosial sebagai bentuk umum dari proses sosial, karena interkasi sosial merupakan syarat utama terjadinya aktivitas sosial.

Bentuk-bentuk Interaksi Sosial

1. Kerja sama (Cooperation).

Kerja sama merupakan suatu usaha bersama antara indivisu atau kelompok untuk mencapai satu tujuan atau beberapa tujuan bersama.

Kerja sama dapat berkembang apabila :

· Orang dapat digerakan untuk mencapai tujuan bersama.

· Ada kesadaran bahwa tujuan tersebut pada waktu yang akan datang mempunyai manfaat bersama.

· Ada suasana yang menyenangkan dalam pembagian kerja serta balas jasa yang diterima.

· Supaya rencana terlaksana dengan baik perlu adanya keahlian-keahlian tertentu bagi mereka yang bekerja sama.

2. Persaingan (Competition)

Persaingan merupakan suatu proses sosial, dimana individu atau kelompok-kelompok manusia bersaing, mencari kuntungan melalui bidan-bidang kehidupan yang pada suatu masa tertentu menjadi pusat perhatian umum, dengan cara menarik perhatian publik atau mempertajam prasangka yang telah ada, tanpa mempergunakan rencana.

Persaingan mempunyai dua tipe umum yakni yang bersifat pribadi dan tidak bersifat pribadi.

Bentuk-bentuk persaingan antara lain :

· Persaingan ekonomi

· Kebudayaan

· Persaingan kedudukan dan peranan

· Persaingan ras

ILMU PENGETAHUAN DAN SOSIOLOGI

Pengertian ilmu pengetahuan

Ilmu Pengetahuan adalah suatu proses pemikiran dan analisis yang rasional, sistimatik, logik dan konsisten. Hasilnya dari ilmu pengetahuan dapat dibuktikan dengan percobaan yang transparan dan objektif. Ilmu pengetahuan mempunyai spektrum analisis amat luas, mencakup persoalan yang sifatnya supermakro, makro dan mikro. Hal ini jelas terlihat, misalnya pada ilmu-ilmu: fisika, kimia, kedokteran, pertanian, rekayasa, bioteknologi, dan sebagainya.

Klasifikasi ilmu pengetahuan.

Contoh klasifikasi Ilmu Pengetahuan yang sederhana yaitu:

1. Ilmu dasar (basic Science) misalnya biologi yang bertujuan mendalami teori dan isi alam yang hidup.

2. Ilmu terapan (Applied Sciences) yang bertujuan untuk memanfaatkan ilmu guna memecahkan masalah praktis misalnya mekanisme dan teknologi pertanian.

Pengertian Sosiologi

Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara individu dengan individu, individu dengan masyarakat, dan masyarakat dengan masyarakat. Selain itu, Sosiologi adalah ilmu yang membicarakan apa yang sedang terjadi saat ini, khususnya pola-pola hubungan dalam masyarakat serta berusaha mencari pengertian-pengertian umum, rasional, empiris serta bersifat umum.

Objek Sosiologi

Objek Sosiologi adalah masyarakat yang dilihat dari sudut hubungan antar manusia, dan proses yang timbul dari hubungan manusia di dalam masyarakat.

Dua Hasrat Kuat dalam diri manusia :
a. Keinginan untuk menjadi satu dengan sesamanya atau manusia lain disekelilingnya (misalnya, masyarakat)
b. Keinginan untuk menjadi satu dengan lingkungan sekelilingnya Untuk dapat menyesuaikan diri dengan kedua lingkungan diatas, manusia Mempergunakan pikiran, perasaan dan kehendaknya

Kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan masyarakat agar dapat terus hidup:
a. Adanya populasi dan populasi replacement
b. Informasi
c. Energi
d. Materi
e. Sistem Komunikasi
f. Sistem produksi
g. Sistem distribusi
h. Sistem organisasi sosial
i. Sistem pengendalian sosial
j. Perlindungan masyarakat terhadap ancaman-ancaman yang tertuju pada jiwa dan harta bendanya.

Jumat, 02 April 2010

Pengantar Ekonomi II

v Pemercepatan Investasi untuk Pembangunan Ekonomi Indonesia.

Pertumbuhan ekonomi adalah bagian penting dalam pembangunan sebuah negara, dan bahkan bisa dikatakan sebagai salah satu peranan penting untuk menjelaskan bahwa suatu negara tersebut mampu secara finansial atau sejahtera. Tanpa pertumbuhan ekonomi maka pembangunan suatu negara tidak akan berjalan sebagaimana mestinya. Dan dalam kondisi yang seperti ini, pembangunan harus ditandai dengan masuknya dana kedalam sistem ekonomi suatu negara.

Saat ini negara indonesia memerlukan ‘dana baru’ dalam bentuk penanaman modal atau biasa disebut investasi. Karena secara perhitungan ekonomi indonesia tidak memiliki tabungan untuk mengatasi masalah ekonomi. Penanaman modal atau investasi adalah suatu komponen yang menentukan tingkat pengeluaran agregat suatu negara, dan investasi adalah salah satu cara yang paling efektif yang dapat membantu negara indonesia untuk mendukung semua kemajuan dan pembangunan ekonomi. Dalam pembangunan ekonomi, peran investasi sangatlah penting. Semakin tinggi investasi, pendapatan nasional akan semakin meningkat. Walaupun banyak cara yang dapat ditempuh, tetapi salah satu cara yang paling efektif adalah Investasi. Oleh karena itu, salah satu cara yang ditempuh adalah dengan lembaga finansial internasional dan mengundang sejumlah investor untuk memulai menanamkan modal di indonesia.

Tetapi adanya investasi belum cukup dikatakan syarat untuk menciptakan pembangunan. Walaupun banyak yang mengatakan atau berpendapat bahwa modal memegang peranan yang sangat penting dan paling menentukan dalam menciptakan pembangunan ekonomi. Banyak beberapa faktor lain yang telah disadari oleh beberapa kalangan yang tidak kalah pentingnya memegang peranan dalam mewujudkan pembangunan ekonomi. diantaranya seperti berikut :

1. Tenaga kerja yang ahli di segala bidang.

2. Terdapat tenaga usahawan yang cukup.

3. Terdapat sistem pemerintahan yang efisien.

4. Mempunyai kemampuan atau kesanggupan dalam menciptakan dan menggunakan teknologi yang modern, dan

5. Corak sikap masyarakat.

Itu semua adalah semua faktor lain memegang peranan yang tidak kalah pentingnya dalam mewujudkan pembangunan ekonomi indonesia. Jadi modal bukan merupakan faktor yang terpenting dalam menciptakan pembangunan ekonomi.

Dan berikut ini adalah faktor utama yang menentukan tingkat investasi, diantaranya adalah :

1. Tingkat keuntungan investasi yang akan diperoleh.

2. Tingkat bunga.

3. Ramalan mengenai ekonomi di masa yang akan datang.

4. Kemajuan teknologi.

5. Tingkat pendapatan nasional.

6. Keuntungan yang akan diperoleh oleh perusahaan-perusahaan.

v Meningkatkan Pemercepatan atau Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia.

Saat ini badai krisis global telah mereda. Negara indonesia termasuk negara yang beruntung karena ditengah terpaan badai krisis finansial, pertumbuhan ekonomi indonesia dan bersama dengan negara china dan india, masing-masing masih berada di level yang positif. Pertumbuhan ekonomi negara indonesia tergolong cukup baik jika dibandingkan dengan negara singapura.

Dalam beberapa hal, sebenarnya negara indonesia dengan negara china dan india kondisinya tidaklah terlalu berbeda. Salah satu faktor utama ketiga negara tersebut dapat bertahan di tengah badai krisis global adalah karena ketiga negara tersebut memiliki pasar domestik yang sangat besar. Bersama dengan negara Amerika Serikat, ketiga negara ini merupakan empat negara yang memiliki penduduk yang sangat besar, hingga lebih dari 200 juta jiwa.

Sementara untuk kasus di negara indonesia, pasar domestik yang besar kurang dimanfaatkan dengan baik oleh pemerintah, sehingga pertumbuhan ekonomi indonesia yang masih bertahan di level positif banyak ditopang oleh konsumsi masyarakat yang besar. Ketergantungan ekonomi nasional terhadap konsumsi dapat menyebabkan ekonomi nasional rentan terhadap berbagai distorsi seperti naiknya harga komoditi dan rendahnya daya beli masyarakat. Berbeda dengan negara china yang berperan besar dalam memanfaatkan pasar domestik dengan baik. Oleh karena itu, faktor investasi yang masuk ke negara china juga sangat besar.

Ke depannya pemerintah harus mencoba fokus untuk mengundang investasi asing masuk ke dalam negeri karena akan sangat membantu pembangunan di indonesia. Masuknya investasi asing ke dalam negeri juga akan membuat terbukanya lapangan usaha baru dan meningkatkan hasil produksi di indonesia.

Pemerintah dapat melakukan beberapa hal untuk mengundang investor asing masuk ke indonesia, diantaranya seperti :

1. Pemerintah harus lebih memberikan jaminan dan kepastian hukum bagi para investor asing. Pertaturan dan undang-undang harus disusun secara proposional. Jangan sampai peraturan itu justru menjadi hambatan bagi para investor asing untuk menanamkan modalnya.

2. Membangun infrastruktur yang layak dan memadai agar mampu menopang kegiatan ekonomi. Infrastruktur yang baik juga dapat menghilangkan ekonomi biaya tinggi. Oleh karena itu, pemerintah harus segera menyelesaikan permasalahan infrastruktur yang ada di indonesia.

3. Pemerintah harus menjamin stabilitas ekonomi dan politik dalam negeri. Salah satunya dengan memberantas korupsi yang menjadi permasalahan utama pemerintah.

Itulah beberapa hal penting yang harus dikerjakan oleh pemerintah indonesia guna menarik minat para investor asing. Jika hal-hal tersebut sudah dilaksanakan, bukan tidak mungkin percepatan pertumbuhan ekonomi di indonesia akan berjalan sanga cepat. Karena ditengah ketatnya persaingan global, meningkatkan percepatan pertumbuhan ekonomo sangat dibutuhkan demi mengejar kembali ketertinggalan indonesia dibandingkan negara-negara lain.

v Banyaknya Investasi Mempengaruhi Akselerasi Ekonomi.

Pesatnya penanaman moda baik lokal maupun asing di suatu negara merupakan salah satu indikator bahwa negara tersebut memiliki sistem perekonomian yang baik, karena didukung oleh kecukupan sumber daya, baik sumber daya alam maupun sumber daya manusia. Apalagi jaminan keamanan, serta stabilitas sosial politik yang terjaga.

Kondisi seperti ini akan lebih menarik para investor untuk menanamkan modalnya. Maraknya penanaman modal di suatu negara, akan membawa beberapa manfaat positif bagi negara tersebut. Misalnya, terbukanya lapangan pekerjaan baru, transfer ilmu pengetahuan, serta dapat menambah pendapatandaerah maupun pusat. Juga mampu mempercepat kemajuan daerah melalui perbaikan infrastruktur. Oleh karena itu banyaknya jumlah investor dan modal yang ditanamkannya sangat mempengaruhi percepatan pertumbuhan ekonomi negara kearah yang lebih positif.

v Kebijakan Investasi Indonesia.

Kelangkaan modal adalah salah satu ciri umum negara terbelakang. Sebab utama kelangkaan modal adalah kecilnya tabungan atau kurangnya investasi di dalam sarana produksi yang mampu menaikkan atau meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Keadaan tersebut adlah yang terjadi saat ini. Sejumlah fakta yang dapat kita lihat dari hal ini adalah seperti tertundanya keinginan pemerintah untuk membangun sejumlah infrastruktur akibat kurangnya dana yang dimiliki oleh pemerintah, selain itu tingkat produktivitas dan kemampuan individual masyarakat juga rendah, serta minimnya sarana produksi yang dimiliki oleh masyarakat dan sektor swasta. Akibat yang ditimbukan adalah derajat ekonomi, kesehatan, serta tingkat pengangguran yang sangat tinggi.

Keadaan tersebut dapat dikurangi, jika pemerintah dapat membangun dan menciptakan sarana produksi. Pembangunan dan penciptaan sarana produksi tersebut adalah dengan membangun infrastruktur yang mendukung program tersebut. Untuk merealisasikan program tersebut terdapat suatu masalah, yaitu permasalahannya adalah dana yang tidak mencukupi. Dalam hal ini sebenarnya sektor swasta dalam negeri mempunyai peran yang strategis yaitu dengan membantu pemerintah mengumpulakan dana untuk merealisasikan program tersebut.

Akan tetapi, sektor swasta pun tidak mampu untuk memikul tanggung jawab itu. Sehingga kebutuhan akan penyediaan dana dari luar akan menjadi pilihan utama kebijakan pembangunan ekonomi.

Pembangunan ekonomi sudah pasti bersifat menyeluruh walaupun pelaksanaanya dilaksanakan secara leluasa dan bertahap. Oleh sebab itu, munculnya sebuah kebijakan yang pada dasarnya untuk menanggulangi dan melancarkan setiap tindakan pemerintah kedepan hendaknya merupakan bagian dari perencanaan menyeluruh, yang artinya sebelum kebijakan itu benar-benar dilaksanakan pemerintah sudah mempunyai planning map atau peta perencanaan yang memandu secara manajerial.

Kebijakan tersebut adalah merupakan sebagian kecil dari sejumlah peranan pemerintah dalam memacu pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu kebaikan pemerintah dalam segala bidang sangat diperlukan sebab pembangunan sifatnya menyeluruh meskipun dijalankan secara bertahap.